Sunday, December 9, 2012

RAHASIA Siddhi Panjang Usia - TRAILOKAVIJAYA


✽ Om Guru Lian-sheng Siddhi Hum 
✽ Namo Suvarnaprabha Sutra
✽ Om Sarasvatyai Svaha

Source : Mahaguru Lian-sheng Sheng-yan Lu book's 54

Translated by Lianhua Jun Shian

Pernah ada yang bertanya, apakah batas usia bisa diprediksikan ? 

Saya menjawab : "Bisa."

Saat itu juga tamu tersebut meminta saya untuk memprediksikan batas usianya. 

"Tidak boleh terkejut dan tidak boleh takut, maka saya akan menjawabnya."

Tamu itu mengatakan : "saya tidak takut, katakan saja, saya tidak takut pada kematian."

Saya menjawab :"Tiga tahun."

Sesampainya di rumah, hatinya tidak tenang, anak-anaknya bertanya mengapa, dia menjawab :"Usia ayah tinggal tiga tahun.", mendengar ini anak-anaknya langsung emosi, pergi mendatangi saya untuk minta penjelasan, saya hanya bisa terdiam. 

  Sejak saat itu saya tidak memprediksikan batas usia orang. Namun, terhadap insan yang berusia pendek, saya mengajarkan Sadhana rahasia untuk memperpanjang usia. 

  Dalam sadhana ini, harus mempersemayamkan Trailokavijaya Vidyaraja, yaitu salah satu dari Lima Maha Vidyaraja. Ada satu sumber yang mengatakan merupakan avatara dari Buddha Akosbhya, satu sumber lagi menyatakan sebagai avatara dari Devata utama agama Brahman, yaitu Shiva. Atribut Dharma dari Trailokavijaya Vidyaraja , bermuka empat, berlengan delapan, berparas hitam - krodha dan menyeramkan, kaki kiri Nya berdiri diatas Dewa Mahesvara, kaki kanan berdiri diatas Maharatu Dewi Uma. Muka Trailokavijaya yang utama berwarna biru, sebelah kanan berwarna kuning, sebelah kiri berwarna hijau, bagian belakang merah. Rambut berwarna merah, memiliki taring mencuat. "Tangan kanan dan kiri yang utama membentuk mudra Trailokavijaya di depan dada, tangan kanan ke dua memegang Vajra, tangan kanan ketiga memegang anak pannah, tangan kanan keempat memegang pedang. Tangan kiri ke dua memegang kaitan, tangan kiri ketiga memegang busur, tangan kiri keempat memegang jerat."

( Ket penterjemah : Trailokavijaya pernah bermanifestasi menjadi Mara untuk menuntun salah satu siswa. Kebanyakan umat Buddha melihat Trailokavijaya menginjak Maheswara sebagai tanda superioritas pantheon dan dipergunakan untuk merendahkan agama lain. Padahal dalam Dharma yang terutama adalah makna bahwa Trailokyavijaya memiliki metode yang melampaui Triloka. Dan lagi, Trailokavijaya sendiri merupakan manifestasi Maheswara sebagai Bodhisattva tingkat tinggi dengan Bodhicitta Maha Agung yang sangat langka. Trailokavijaya sekaligus merupakan manifestasi kebijaksanaan agung Tathagata yang tak tergoyahkan atau Aksobhya. Mengenai Adinata yang menginjak dewa, dalam Hindu sendiri justru telah ada, seperti Dewi Kali menginjak Shiva. Dan teks yang menggambarkan bahwa Para Dewa termasuk Brahma-Vishnu dan Shiva tunduk memuja Mahadewi Shakti. Tanpa pengetahuan Dharma yang benar, orang akan mengartikan ini semua sebagai kesempatan untuk saling merendahkan. Namun yang memahami Dharma dengan benar akan memandangnya sebagai sarana meditasi , proyeksi batin kita sendiri. )

  Sadhaka yang menekuni sadhana ini, harus membentuk mudra Trailokyavijaya, kemudian bervisualisasi wujud Trailokavijaya Vidyaraja. Sadhaka duduk bersila, menutup mata, kedua tangan membentuk mudra di depan dada, kemudian bervisualisasi cakra-candra berada di angkasa, di tengah cakra-candra muncul Vajra bersula lima, kemudian Vajra semakin membesar, dan bermanifestasi menjadi Trailokavijaya Vidyaraja. Visualisasi harus dilakukan dengan terperinci dan jelas, usai semua tahapan visualisasi telah jelas, barulah menjapa Mantra Vajra-ayusai ( Vajra Panjang Usia ) :

(Ket penterjemah : Mantra tidak saya tulis untuk menghindari kesalahan pelafalan / Ketidaksesuaian dengan pelafalan Guru Akar.)

  Mantra ini dijapakan 1080 kali.

  Usai menjapa mantra, melanjutkan visualisasi Trailokavijaya Vidyaraja memancarkan amrta dari pori-pori sekujur tubuh, dan akumulasi amrta ini dari yidam di angkasa tercurah mengabhiseka sadhaka tantra, dari usnisa sadhaka memasuki sekujur tubuh jasmani dan batin, sehingga tubuh dan batin sadhaka menjadi kokoh. Saat itu sadhaka memasuki kondisi samadhi. 

  Usai keluar samadhi, dengan mudra Vajranjali menyentuh kening (mudra Vajra bersula tiga ) Menjapa : (Ket penterjemah : Mantra tidak saya tulis untuk menghindari kesalahan pelafalan / Ketidaksesuaian dengan pelafalan Guru Akar.) Tujuh kali. 

Kemudian dengan mudra menyentuh kening, tenggorokan, ulu hati, tangan kiri dan tangan kanan, kembali ke kening dan leraikan mudra. Saat mudra dileraikan, bervisualisasi diri sendiri telah mengenakan jubah perisai , bagaikan memperoleh siddhi Vajra yang tak lapuk, menyingkirkan segala macam malapetaka yang mengancam nyawa, kematian mengenaskan , kematian dini tidak akan menimpa diri. 

  Menurut yang tertulis dalam buku karya Bhiksu Hui-nian : 
Manfaat utama penekunan Sadhana Trailoavijaya Vidyaraja adalah penaklukkan, menaklukkan Dewa Mara. Jika menjapa mantra Vidyaraja ini, maka semua mara di berbagai loka akan menderita oleh penyakit panas, dan saat para mara yang hendak mencelakai sadhaka mendengarkan mantra Vidyaraja ini, tidak akan mampu melanjutkan usahanya untuk menciptakan rintangan,bahkan akan menjadi pelayan sadhaka. Mudra dari Vidyaraja ini memiliki wibawa dan kekuatan sama dengan Mantranya, mara perintang yang melihat mudra ini maka dalam seketika akan menyingkir. Selain itu , menekuni Sadhana Vidyaraja ini juga menghasilkan pahala kemenangan, menyingkirkan penyakit dan keberhasilan vasikarana. 

  Kebanyakan bhiksu semua mengetahui bahwa Trailokyavijaya Vidyaraja, memiliki fungsi penaklukan, penekunan sadhananya menghasilkan kemenangan, penyembuhan dan vasikarana. Namun tidak mengetahui bahwa Trailokavijaya Vidyaraja mampu memperpanjang usia, sebab saat kemenangan dalam peperangan diraih, tidak perlu gugur. Saat penyakit tersingkirkan, tentu saja usia akan semakin panjang. Saya memasuki batin Buddha Aksobhya, dan mengetahui sebuah rahasia agung, ternyata Trailokavijaya Vidyaraja memiliki Samadhi Samaya Maitri-karuna Vajra Memperpanjang Usia. 

  Jika ingin memperpanjang usia, tekunilah Sadhana Trailokavijaya Vidyaraja, asalkan memasuki Samadhi Vajra Panjang Usia, maka pasti memperpanjang usia, memperoleh siddhi Vajra tak lapuk. 

  Inti sadhana ini adalah sekujur tubuh Trailokavijaya yang memancarkan amrta terang, sadhaka tantra memperoleh abhiseka cahaya amrta ,segala macam sakit penyakit tersingkirkan, terhindar dari segala malapetaka. Saat amrta cahaya mengalir kebawah bagaikan hujan meteor, sadhaka tantra bermandikan cahaya Buddha, merasakan penyatuan, merasakan kekokohan nang agung, memperoleh yukta. 

  Dulu, saya pernah menekuni Sadhana Trailokavijaya Vidyaraja, menggunakan tungku homa, membakar di dalam tungku, membakar bunga dan dupa, menggunakan kayu homa sebanyak 21 batang, melafalkan Mantra Trailokavijaya Vidyaraja, dimasukkan satu persatu ke dalam api, kemudian saya menggunakan visualisasi bijaksara "A", mengundang kehadiran Trailokavijaya Vidyaraja untuk menerima pujana, saat saya mengundang dengan kekuatan pikiran terpusat, Acarya saya memotret api kekuatan batin bagi saya, diatas kobaran api Dharma homa, bermanifestasi Trailokavijaya, ini merupakan pengalaman saya dalam menekuni Sadhana Trailokavijaya. 

  Sedikit orang yang mengetahui bahwa Sadhana Trailokavijaya Vidyaraja mampu memperpanjang usia, dan saya mengetahuinya. Apalagi, jika Sadhana Trailokavijaya dapat ditekuni pada saat hari ulang tahun diri sendiri, maka akan menghasilkan keberhasilan agung siddhi Vajra yang tak lapuk. Saya persembahkan satu gatha : 

  Intisari dan kiat Sadhana Trailokavijaya,
  Dengan jelas memvisualisasikan mrta. 
  Begitu memasuki Samadhi panjang usia, 
  Mara penyakit dan malapetaka akan tersingkirkan dan menghasilkan shanti. 



◦•◦✽◦•◦✽◦•◦✽◦•◦✽◦•◦✽◦•◦✽

昔日,有人問我,壽命可算否?

  我答:「可」。

  這來人當場就要我算他的壽命。

  「須要不驚不怖,我方答之。」
  來人說:「我不怕,您直說無妨,我對死無畏懼。」
  我答:「三年。」

  他回家,悶悶不樂,他的子女問他因由,他告以「壽命三年」,子女聞之大怒,來我處,興師問罪,我啞口無言。

  從此,我不算人家的壽命。祇是,我對極短壽者,均教以延壽的祕密法也。

  這個法,要供奉「降三世明王」,「降三世明王」,是五大明王之一,一說是東方阿�佛的化身,另一說是婆羅門教主神,濕婆的化身。「降三世明王」之法相,是四個面,八隻手臂,是黑大忿怒的暴惡相,一般左足踏住「大自在天」,右足踏住「天妃烏摩」。其四面是正面青色,右面黃色,左面綠色,後面紅色。鬚髮都是赤色,牙露利牙。「左右第一手結「降三世明王印」當胸,右第二手持杵,右第三手持箭,右第四手持劍。左第二手持鉤,左第三手持弓,左第四手持索。」

  修此法的人,須要結「降三世明王手印」,腦海中觀想「降三世明王的法相」,先跏趺座,閉目,雙手結印當胸,先想出一個月輪當空,月輪之中現出五股金剛杵,而金剛杵愈變愈大,再變成「降三世明王」。此時的觀想要了了分明,等一切觀想分明了。再持金剛壽命真言:

  「嗡。婆日拉。玉曬。娑婆哈。」
  此真言要持一千○八十遍。

  唸完咒,再觀想「降三世明王」其周身毛孔注出甘露,而這些甘露從正面空中洒下,注入密宗行者的身中,由頂而入身心,令身心得大堅固。此時的密宗行者,如同進入三摩地的情形是一樣的。

  出定後,用金剛合掌置頂(三叉杵手印);唸:「嗡。碪。婆日拉。欲。」七遍。印「頭額、喉、心、左肩、右肩」,五處。金剛合掌回額頂散印。散印隨即觀想自己已經身穿甲胄,如同獲得「金剛不壞」一般,所有一切危害到生命的災難全部離之而去,一切橫死不發生在自己的身上。

  根據,「慧年法師」的著作中有言:「修習降三世明王法的主要功能是『降伏』。尤其是降伏天魔。如果持誦此一明王的真言,則無量無邊之魔界,立刻會苦惱熱病,凡有意干擾修行者的諸魔眷屬,聽到此一明王的真言時,都不能繼續作障,而且會成為修行者的僕從。此一明王的印契,威力同真言相同,作障之諳魔,如果見到這一手印,則必立即遠離。除此之外,修習此一明王法,又有打勝仗、除病、得人敬愛等功德。」

  一般法師,都知道「降三世明王」,是「降伏」用的,修法者可以「打勝仗、除病、得人敬愛」,但卻不知「降三世明王」可以「延壽」,因為打了勝仗,必不死,能除了病,必延長壽命也。這是我進入阿�佛心中,所知曉的一個大祕密,原來「降三世明王」具有一個「慈悲三昧金剛長壽的三摩地」。

  要想得長壽、延壽的,修「降三世明王」法,祇要進入金剛長壽三摩地,就一定能得延壽,得「金剛不壞」。

  此法的重點,在「降三世明王」的周身分洒光明的甘露,而密宗行者得了注入的光明甘露,能百病消除,能無災除疾。當光明甘露如流星雨下降之時,密宗行者如沐佛光,有融入之覺,有大堅固之覺,是為「相應」也。

  我早年修習「降三世明王法」,用護摩爐,在爐中燃炭,燃了華香,用二十一支護摩木,誦「降三世明王」真言,一一投入火中熾燃,於是我用「阿」字觀想,奉請「降三世明王」來受火供養,我用召請,至念力集中時,我的上師替我攝了一張「念力火」的照片,赫然護摩法火的上面,化出一尊頗為清晰的「降三世明王」,這是我修習「降三世明王」的一段真實往事。

  「降三世明王法」能延壽增壽,少人知道,而我卻知之也。尤其「降三世明王法」的修法,若能在自己的生日那天修法,能得「金剛不壞」,這是有大驗的。附一偈記之:

  降三世法學要精,
  想念甘露要分明;
  一入長壽三摩地,
  病魔橫災皆掃平。