Om Guru Lian-sheng Siddhi Hum
Om Sarasvatyai Svaha
Namo Suvarnaprabha Sutra
Translated By Lianhua Jun Shian
Jambhala Raja dari Sumber Daya.
Kekuatan agung mampu menganugerahkan berkah karunia.
Dengan mantra tantra mengundang Mu.
Dengan Sadhana ini terpenuhi harapanku.
( Buku ke 75 Buddha Lian-sheng Lu Sheng-yan )
◦•◦✽ "Ganesh memberitahu pada semua, asalkan berdoa dengan tulus kepada Nya, maka Beliau pasti memberikan jawaban."
◦•◦✽ Bathara Ganesh mampu memberikan prediksi mengenai apa yang akan terjadi setiap harinya.
◦•◦✽
Kemudian, Ganesha melayang ke tengah angkasa, kepala Nya sangat besar, berambut keemasan, mata Nya terbuka, pupil mata Nya biru, hidungnya sangat panjang, terjulur keluar kemudian mengait ke dalam, Beliau tersenyum, tubuh Nya manusia, dengan cahaya aneka warna, berlengan banyak, tidak hanya berlengan empat, enam maupun delapan.
Tangan Nya memegang sankha , mutiara, batu delima, jade, japamala bunga, chatra, lobak, parasu, pasa, ankusa, gada dan lain sebagainya.
Di angkasa Hyang Ganesh mengatakan :
Tubuh Ku adalah terang , dan Aku memiliki ikrar.
Vajra disentuhkan di usnisa Ku.
Segala pakaian , hiasan dan semacamnya,
Lima macam tanaman pangan , semua akan terpenuhi.
Sawah, kebun, gunung, hutan dan berbagai lahan untuk bekerja,
Aneka ragam batu mulia dan harta benda,
Kemasyhuran, kemakmuran dan kedudukan mulia,
Semua yang didambakan oleh sadhaka mulia,
Dan semua yang Anda gemari,
Aku akan menganugerahkannya.
Aku memahami, kenapa Rakta Jambhala bisa menjadi sosok Dewa Rejeki, ini dikarenakan ikrar agung Nya.
◦•◦✽ Dengan sungguh saya beritahukan pada semua : "Ganesha Rakta Jambhala sungguh menampakkan diri, memberitahukan pada para siswa Zhenfo zong, bila dengan tulus berdoa kepada Nya, pasti ada tanggapan."
◦•◦✽
Gajavaktra ( ket penterjemah : Nama lain Ganesha yang berarti Yang Berkepala Gajah ) Jambhala paling gemar menghitung daun lobak.
Saya bertanya pada-Nya :
"Mengapa ?"
Beliau menjawab :
"Mengetahui nasib dan peruntungan umat manusia."
Ternyata Gajavaktra Jambhala menghitung daun lobak adalah untuk menghitung harta kekayaan umat manusia, seperti satu orang dalam hidup ini dapat memperoleh berapa banyak harta kekayaan, dapat memperoleh berapa banyak sandang dan papan, dapat memperoleh berapa banyak pangan, mempunyai berapa bangunan dan lahan, berapa banyak batu mulia, Gajavaktra Jambhala mampu mengungkapkan semua satu persatu, bagaikan menghitung benda berharga satu keluarga, sangat tepat dan tiada kesalahan.
◦•◦✽
Gajavaktra Jambhala mampu mengungkapkan harta kekayan tersembunyi dari setiap keluarga, bahkan tiap orang yang datang bertamu, berapa banyak pemasukannya setiap bulan, oleh karena itu semua sangat kagum pada Nya.
Pada suatu hari,
Gajavaktra Jambhala duduk diatas Dharmasana ku, memegang satu lobak yang besar, diletakkan diatas lutut Nya, jari jemari Nya dengan lincah sekehendak Nya menghitung daun lobak, Beliau melakukannya dengan serius dan penuh konsentrasi.
Sebentar-sebentar Beliau mengangguk, sebentar-sebentar menggeleng, Beliau menggelengkan kepala sampai seakan akan kedua telinga Nya yang lebar hendak lepas !
"Menghitung siapa ? "
"Punya Anda."
"Saya adalah Zhen-ren yang tidak menampilkan rupa sejati."Kata saya.
"Yang bisa diketahui bukanlah Zhen-ren." Beliau menimpali.
Kami berdua tertawa terbahak-bahak.
Selesai tertawa, Gajavaktra Jambhala kembali menghitung daun lobak, raut Nya berubah menjadi masam, Beliau mengatakan : "Sungguh malang !"
"Malang kenapa ?"
"Anda ! Padmakumara yang terlahir di dunia manusia, terlebih dahulu turun di Surga Mara, dan ditetapkan untuk menemui rintangan mara seumur hidup. Apakah Anda masih ingat yang telah dikatakan oleh Raja Mara ? "
( Ket penterjemah : Raja Mara adalah Mahesvara ayah dari Bathara Ganesha sendiri, demikian pula dalam Tripitaka, satu sutra yang memuat beberapa nama suci Ganesha, salah satu nama suci Nya adalah Raja Mara. Sesungguhnya Ganesha dan Mahesvara tiada berbeda, disini Ganesha sendiri yang membicarakan mengenai pesan Raja Mara, mengandung makna yang mendalam.)
"Ingat."
"Raja Mara mengatakan, kelak akan memasuki hati Guru Anda, supaya ia mencampakkan Anda"
"Benar."
Saat ini sungguh terbukti ucapan Raja Mara, beberapa guru dunia saya, tidak peduli bagaimanapun saya menghormati mereka, bagaimanapun mentaati mereka, namun mereka mencampakkan saya siswa yang menghormati Guru ini.
( Tidak peduli bagaimanapun Guru dunia memaki saya, memukul saya, saya tidak akan melawan, sebab Guru adalah Guru, sekalipun mereka tidak menghendaki saya, namun tetap saja adalah Guru.)
"Raja Mara mengatakan, kelak akan merasuki hati orang dekat Anda, supaya mencampakkan Anda."
"Benar."
Diantara kerabat saya, sungguh ada yang menentang dan tidak meyakini, inilah yang dikatakan sebagai "Kerabat sendiri sukar dituntun."
Sesungguhnya untuk menekuni Buddhisme juga ada pernana nasib, ada orang yang dalam seketika langsung menunjukkan afinitas, ada juga yang telah dituntun siang dan malam, namun tidak selalu dapat berhasil dituntun. Ada kerabat yang mengatakan kepada orang-orang bahwa apa yang saya kuasai adalah ilmu sesat.
Hyang Ganesha melanjutkan "Raja Mara mengatakan kelak akan merasuki hati siswa Anda, supaya mereka mencampakkan Anda."
"Benar."
Ini justru lebih membuktikan kebenaran ucapan Raja Mara. Siswa yang balik memfitnah Zhenfo zong juga banyak, hal ini tak terhindarkan, diantara 2 juta siswa tidak semua baik, hanya sedikit yang mampu mempertahankan sradha, ada sebagian siswa yang pergi dikarenakan menemui masalah dengan sesama, lebih banyak lagi yang pergi dikarenakan kalah dengan fitnahan dari luar. Bahkan ada siswa yang dikarenakan gagal memperoleh nama dan keuntungan, sehingga balik menyerang Guru sendiri.
Selain itu, ada juga yang saling berebut dukungan sampai saling mendengki, menciptakan pertikaian berkepanjangan, mereka tidak pernah tenteram.
Sejak jaman dahulu sudah ada fenomena siswa mengkhianati Guru sendiri :
Yudas mengkhianati Yesus.
Devadatta mengkhianati Buddha Sakyamuni.
Sedangkan saya sendiri juga dikhianati oleh siswa, sebab Raja Mara pernah mengatakan :
"Akan merasuki hati siswa Anda supaya mereka mengkhianati Anda."
Saat itu , saya mengatakan : "Aku mampu merelakan semua, dan mempertahankan Bodhicitta."
Begitu Gaja-vaktra Jambhala menghitung nasib dan peruntungan saya, nampak fenomena suka cita agung - juga kesedihan yang besar, nampak kemakmuran agung - namun juga miskin papa, bagaimanapun tidak terhitung .
Dari hitungannya Beliau mengetahui bahwa pada tubuh saya terdapat hawa putih ungu, pada akhirnya Beliau mengatakan :
"Hitung sendiri saja !"
Kepada Gaja-vaktra Jambhala, saya mengatakan bahwa saya tidak pernah menghitung nasib dan peruntungan diri sendiri, sebab nasib dan peruntungan telah ditetapkan oleh langit, saya hanya tekun bersadhana saja.
"Pekerjaan dan nama, semua itu hanya mimpi dan ilusi !"
( Buku Mahaguru Lian-sheng 75)
◦•◦✽◦•◦✽◦•◦✽◦•◦◦•◦✽◦•◦✽◦•◦
財神資糧主。納福大神力。
密咒召請汝。法隨我如意。
(蓮生活佛盧勝彥文集75)
◦•◦✽「祂告訴人們,只要虔誠的向祂祈禱,祂有求必應
◦•◦✽象頭財神會預言每天將要發生的事。
◦•◦✽
於是,象頭財神騰身在虛空中,祂的頭甚大,有髮,是金色
象頭財神在虛空中說:
我身光明有誓願。
金剛杵舉置 我頂。
一切衣物首飾等。
五種谷類亦具足。
田園山林等物業。
各種金銀之寶庫。
名位財利尊貴位。
施主心中所喜者。
汝所欲者我皆供。
我明白,紅財神所以成為財神,正是祂的大誓願也。
◦•◦✽ 我實實在在的告訴大家:「紅財神確實顯身,告訴真佛宗的
◦•◦✽
象頭財神喜歡數蘿蔔葉子。
我問祂:「何以故?」
祂說:「知世人的命運。」
象頭財神數蘿蔔葉子,竟然是算計世人的財富,例如每一個
◦•◦✽
象頭財神能一一說出來客家中的珍密,甚至每一位來客,每
有一天。
象頭財神坐在我坐的法座上,把一只大蘿蔔,放在膝蓋上,
祂一會兒點頭,一會兒搖頭,搖得大耳朵都快掉下來了!
「算誰的?」
「你的。」
「我是真人不露相。」我說。
「露相的非真人。」祂說。
我們兩位哈哈大笑。
笑完了,象頭財神又算蘿蔔葉,換上一幅愁眉苦臉的模樣,
「什麼真慘?」
「你,蓮花童子下降娑婆人間,先降魔王天,便註定被魔難
「記得。」
「魔王說,將入諸師之心,令背棄汝。」
「是的。」
如今果然印證了魔王的話,我的幾位皈依的人間師父,不管
(然而,不管人間師父,如何罵我,如何打我,我都是不吭
「魔王說,將入汝親人的心中,令背棄汝。」
「是的。」
我的親戚中,果然有出現反對的聲浪,親人之中也有不信服
其實學習佛道,也必須有命,有人頃刻之間就會有緣,有人
「魔王說,將入汝弟子的心中,令背棄汝。」
「是的。」
這當然更印證了魔王的話。真佛宗的叛逆弟子也實在不少,
更有些弟子爭名爭利,因為爭不到,反過來攻擊自己的師父
弟子出賣師父,古來就有:
「猶大」出賣耶穌。
「提婆達多」出賣釋迦牟尼 佛。
「穆聖」穆罕默德照樣被弟子出賣逃亡。
而我(蓮生活佛盧勝彥)照樣要被弟子出賣,因為魔王曾如
在當時,我說:
「我全能施捨,堅守菩提心。」
象頭財神一算我的命運,是大喜也是大憂,是大富也是大貧
祂算出我的身上有一股白紫氣。他最後說:
「你自己算自己吧!」
我對象頭財神說,我從來自己不算自己的命,因為命運都已
「事業與功名,全是夢與幻啊」!
